Mengatasi anak yang sering geram-geram, mengamuk, dan
menyenangi banting-banting barang bukanlah perkara yang gampang. Keadaan itu
sering disebut tantrum pada anak. Keadaan ini yaitu hal yang awam terjadi,
lebih-lebih pada anak yang berusia antara 1 sampai 4 tahun. Kendati menakutkan,
tantrum pada anak yaitu salah satu sistem belajar anak untuk berkomunikasi
secara efektif dengan Anda dan lingkungannya.
Ilustrasi Gambar: todayparents.com
Meskipun tantrum pada anak yaitu hal yang awam, tapi Anda
sepatutnya bisa mencoba untuk menghentikan amukannya. Anda tentu akan risih
kalau buah hati Anda mengamuk dikala di tengah keramaian, umpamanya di sentra
perbelanjaan.
Penyebab Tantrum pada Anak
Bagi beberapa balita, tantrum pada anak hanyalah sistem
mereka untuk keluar dari sebuah permasalahan. Seumpama saja, dengan
berteriak-teriak maka Anda akan membelikannya mainan, itu berarti dengan
‘amukannya’ maka Anda akan menuruti keinginannya, dan lain sebagainya. Tantrum
pada anak akan lebih pesat terjadi dikala sang anak merasa kelelahan atau
kelaparan.
Penyebab tantrum pada anak yaitu dikala dia menginginkan
sesuatu tapi tidak bisa menyatakannya, hal ini disebabkan karena kemampuan
bahasanya yang belum bisa memahami struktur kalimat yang kompleks secara benar.
Mereka hanya sanggup menyuarakan beberapa kata di dalam pikirannya. Sehingga
mereka mengamuk untuk mengutarakan apa maksudnya. Tantrum pada anak bisa jadi
yaitu sebuah perhatikan yang dia lakukan, lho. Ketika dirinya tidak bisa
menyuarakan keinginannya, maka dia mengamuk. Ketika mengamuk dan Anda menuruti
keinginannya, maka dia akan melaksanakan hal (mengamuk) itu untuk memenuhi
keinginannya. Dan kalau diperbolehkan, hal itu akan menjadi tradisi buruknya.
Metode Mengatasi Tantrum pada Anak
Tantrum pada anak tidak bisa diperbolehkan, karena hal itu
bisa membikin Anda pusing, dan juga menjadi tradisi yang tidak baik untuk buah
hati Anda. Sebetulnya, sistem yang paling gampang untuk menghentikan tantrum
pada anak yaitu dengan memberikan apa yang anak inginkan. Tapi, dengan
senantiasa memberikan apa yang mereka inginkan, itu bukanlah sistem yang ideal.
Karena dia akan melaksanakan hal itu lagi dan lagi.
Lalu bagaimana sistem yang benar untuk Mengatasi tantrum
pada anak Anda? Sebagian sistem ini bisa mengatasinya, di antaranya:
Berbicara dengan anak Anda
Anak-anak akan geram dan menjadi agresif dalam mengekspresikan
perasaan mereka. Mencari tahu apa yang membuatnya seperti itu yaitu hal utama
yang sepatutnya Anda lakukan untuk menolong meredakan tantrumnya. Berbicaralah
pada mereka seputar apa yang mereka rasakan. Berilah pengertian dan
tunjukkanlah padanya bahwa Anda mencintai mereka, tapi tidak perilaku mereka.
Anak-anak bisa berbuat buruk karena mereka membutuhkan perhatian yang lebih.
Untuk itu, Anda sepatutnya memperlihatkan padanya bahwa Anda mencintai mereka
dengan memuji perilakunya yang baik dan memberi mereka banyak dekapan dikala
mereka tidak berbuat buruk. Dan katakan pada mereka bahwa Anda tidak menyenangi
dengan perilakunya yang buruk.
Anda sepatutnya konsisten tenang
Jika anak Anda tengah mengalami tantrum, usahakan bahwa Anda
tidak terjebak dalam kondisi emosi hal yang demikian. Anda sepatutnya konsisten
tenang dan tidak emosi. Beritahukan padanya, kalau dia tenang maka Anda akan
mengobrol padanya seputar keinginannya. Bernegosiasilah dengan buah hati Anda.
Sebagai orang dewasa, Anda jangan tersulut emosi dikala anak Anda mengamuk atau
geram-geram. Jangan memperkenankannya melempar barang yang ada di dekatnya.
Beri tahu bahwa yang dia lakukan itu tidak baik. Jika Anda berada di tempat
keramaian (umpamanya dikala makan malam di luar bersama), bawalah anak Anda
keluar ruangan sejenak untuk meredakan emosinya. Maka anda harus bisa
mestabilkannya dan jangan biarkan amarahnya mengganggu makan malam Anda dan
yang lainnya.
Carilah pengalihan
Anak kecil sangat gampang melupakan sesuatu dan berminat
pada hal baru. Manfaatkan hal ini untuk mengalihkan emosinya dikala tantrum
pada anak terjadi. Ada bagusnya Anda mencari pengalihan seperti mainan yang
sudah lama tidak dimainkan atau jajanan kesukaan untuk menghiburnya. Ketika itu
bisa membuatnya lupa dengan tantrumnya, lho. Anda bisa mengajaknya bermain atau
memintanya untuk menolong Anda memasak dan lain sebagainya.
Jangan memukul anak
Ketika anak Anda mengalami tantrum, janganlah memukulnya
atau berteriak padanya. Memukulnya bukanlah alternatif yang ideal dan itu akan
membikin tantrumnya menjadi lebih buruk lagi. Kendati Anda bisa saja tersulut
emosi oleh tingkahnya, usahakan untuk ambil nafas dalam-dalam, kontrol emosi
Anda, dan cobalah untuk membuatnya tenang. Anda sepatutnya berusaha tegas dan
disiplin padanya. Jangan biarkan tantrumnya menjadi tradisi yang sering dia
lakukan kalau dia menginginkan sesuatu yang tidak Anda turuti.
Jika tantrum pada anak Anda kelihatan terlalu sering atau
intens, dan membuatnya menyakiti dirinya sendiri atau orang lain, maka Anda
sepatutnya langsung mencari bantuan.
konsultasikan pada dokter Anda untuk membicarakan tahap perkembangan dan
perilaku anak.

0 Comments